020288

MERINDUMU

“Purnamaku,kini kau meringkuk ditelan malam”

seseorang diujung sedang berjuang dengan hidupnya,dengan hati yang ikhlas dia tak mau bebani orang yang sengsarakannya.berbalut kabut dalam gelap malam dia merintih,menahan perih seorang diri.kesendiriannya adalah pintu penolong baginya…

Ingin kudekap dia dan aku peluk erat ia.
kuhapus perihnya dengan tanganku,
Kuseka airmatanya dengan kain lusuhku.
anganku berhambur ditelan gulita malam.hanya seuntai doa yang semoga di ijibah oleh-Nya.

Ketulusan dalam hidupny,menjadi benih yang akan jadi buah manis untuk ia petik dimasa mendatang,karena tak ada derita yang abadi.berjalan seiring Mimpi dan semua angan yang pernah terucap semoga masih tersimpan dihatinya,terbungkus dalam kesendiriannya.suatu saat insyaallah bisa menemani hidupnya.

“hapuskan air mata dipipinya.hadiahkan bahagia dihidupnya.agar kembali bercahaya”

~ oleh faroq zain pada 29/09/2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: