KEAGUNGAN ARAFAH

Oleh: Dr Muhammad
Hariyadi, MA

Arafah adalah tempat
di wilayah Makkah Al-
Mukarramah yang
menjadi berkumpulnya
para jamaah haji dari
seluruh dunia. Hadir
Arafah merupakan
salah satu rukun haji,
sehingga tidak sah
ibadah haji seseorang
jika tidak hadir di
Arafah.
Abdurrahman bin
Ya’mar meriwayatkan
bahwasanya
sekelompok manusia
dari suku Najd
mendatangi Rasulullah
SAW pada saat beliau di
Arafah.
Kemudian mereka
bertanya kepada beliau,
sehingga Rasulullah
SAW memerintah
mereka seraya
menyeru, “Haji adalah
(hadir) di Arafah.” (HR.
Tirmidzi).
Arafah menjadi hari
kesembilan di bulan
Dzulhijjah. Arafah yang
berarti mengetahui,
memiliki pengertian
bahwa mimpi yang
terjadi pada Ibrahim AS
adalah benar berasal
dari Allah SWT.
Sebelumnya, Ibrahim
mengalami fase
keraguan (hari
tarwiyah) apakah
mimpinya berasal dari
Tuhan atau tidak.
Setelah melalui proses
verifikasi-kritisisme,
Ibrahim mengetahui dan
meyakini kebenaran
mimpinya di hari Arafah.
Tibalah keesokan
harinya Yaum An-Nahr
(hari penyembelihan)
yang menjadi tonggak
pelarangan pengorbanan
manusia dalam
mendekatkan diri
kepada Allah SWT.
Arafah merupakan
miniatur Alam Mahsyar,
tempat seluruh
manusia dibangkitkan
dari alam kubur untuk
dihitung amal kebaikan
dan keburukannya
(hisab). Maka pengertian
Arafah memberikan
kesadaran bagi manusia
dalam hubungannya
dengan Tuhan,
sesamanya dan alam
semesta, sehingga
mereka mempersiapkan
diri sebaik-baiknya
untuk kehidupan
abadinya di akhirat.
Peristiwa monumental
yang terjadi di hari
Arafah antara lain
turunnya wahyu
terakhir kepada
Rasulullah SAW,
penegasan tidak
diperkenankannya kaum
musyrikin melakukan
ibadah di sekitar Ka’bah,
dan penegasan
deklarasi hak asasi
manusia (HAM)
pertama di dunia yang
menjadi tonggak
sejarah bagi
berkembangnya
penghormatan prinsip-
prinsip HAM pada saat
ini.
Latar belakang tersebut
menjadikan hari Arafah
memiliki keagungan
dibandingkan dengan
hari-hari lainnya, di
antaranya: Pertama,
menjadi hari
pengampunan dosa dari
Allah SWT karena
banyaknya hamba yang
beribadah semata-mata
untuk diri-Nya.
Dari Jabir RA, Rasulullah
SAW bersabda, “Jika
hari Arafah tiba, Allah
SWT turun ke langit
dunia dan berfirman
kepada para malaikat,
‘Lihatkan kepada para
hamba-Ku, mereka
datang kepada-Ku
dengan bersusah payah,
mereka datang dari
berbagai penjuru yang
jauh. Saksikanlah!
Bahwa Aku telah
mengampuni dosa-dosa
mereka.’
Para Malaikat berkata,
‘Wahai Tuhanku,
(diantara manusia itu)
ada lelaki yang
senantiasa
mensucikanmu,
mengagungkanmu dan
lain sebagainya.’ Allah
SWT berfirman, ‘Aku
telah ampuni dosa-dosa
mereka.’ Rasulullah SAW
bersabda, “Maka
sungguh tiada hari yang
lebih besar
pembebasannya dari api
neraka dari pada hari
Arafah.” (HR. Ibnu
Huzaimah).
Kedua,
dilipatgandakannya
amal kebajikan yang
dilakukan oleh para
jamaah haji di Makkah
dan disunahkannya bagi
yang tidak haji untuk
melakukan puasa
Arafah. Dari Abu
Qatadah bahwa
Rasulullah SAW
bersabda, “Puasa
Arafah dapat
menghapus dosa-dosa
yang telah lalu dan dosa
tahun depan.” (HR. Ibnu
Huzaimah).
Ketiga, banyaknya
rahmat yang
dilimpahkan oleh Allah
kepada manusia,
sampai-sampai setan
berkecil hati pada hari
Arafah tersebut. Dari
Talhah bin Abdullah bin
Kariz RA bahwa
Rasulullah SAW
bersabda, “Setan tidak
melihat bahwa suatu
hari dirinya merasa kecil,
hina, teraniaya dan
teremehkan daripada
hari Arafah. Hal itu tidak
lain karena ia melihat
banyaknya rahmat dan
ampunan dosa besar
yang diberikan Allah
kepada manusia,
sebagaimana pada saat
Perang Badar.”
Demikianlah keagungan
hari Arafah, semoga
Allah SWT memberikan
keringanan kepada kita
dalam mengagungkan
hari mulia-Nya dengan
memperbanyak
kebajikan dan berpuasa,
sehingga kita
dijadikannya sebagai
hamba agung nan mulia.
Wallahu a’lam.

Sumber:http://m.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/12/10/22/mcalor-keagungan-arafah

~ oleh faroq zain pada 22/10/2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: