Jamaah Maiyah Tahun 2013

Oleh:Muhammad Ainun Nadjib

Maiyah 2013 dianjurkan
untuk melakukan
perjalanan ke dalam dan
ke luar.Ke dalam diri
masing-masing dan
lingkaran-lingkaran
komunitas Maiyah,bisa
diniati untuk meneliti
diri,meradikalisasi diri,
memastikan dan merumuskan kemandiriannya : reidentifikasi,reposisi,
reformulasi dan refungsionalisasi.
Meneliti,mengeksplorasi
dan mensimulasi
berbagai kemungkinan
terapan Maiyah di segala dimensi, sudut, susu,strata dan segmen kegiatan.
Maiyah harus semakin
menumbuhkan
keberanian untuk
mengandaikan bahwa
curahan hidayah Allah
selanjutnya langsung
dianugerahkan ke
individu-individu dan
lingkaran-lingkaran. Hari
demi hari akan tiba,
waktu demi waktu
akan lewat: yang
sekarang ada kemudian
menjadi tidak ada, yang
biasanya menemani kita akan harus kita
ikhlaskan tak lagi secara langsung bisa menemani kita. Maka para aktivis Maiyah hanya berhadapan dengan satu kemungkinan: ialah
mendayagunakan
kedaulatannya untuk
“Mamayu Hayuning
Maiyah”, kecuali yang
kadar kemampuannya
terbatas pada
menyimpannya sebagai
kenangan hidup masing2.

Maiyah 2013 membukakan jalan
kepada para ‘Salik al-
Maiyah’, Salikul Maiyah,
untuk secara khusus
menelusuri dan menyadari bahwa
tantangan global yang
kini sedang sangat
dahsyat menenggelamkan
bangsa Indonesia dan
menghanyutkan Kaum
Muslimin, sesungguhnya
adalah gelombang
perusakan Agama dan
Manusia yang sudah
dimulai sejak munculnya
ke-Rasul-an Isa AS,
yang memuncak pada
penyaliban atas beliau,
sehingga Allah
menggantikannya
dengan orang lain dan
menaikkannya ke langit
sampai nanti menjelang
adegan akhir peradaban
manusia dan jagat raya.
37 tahun sesudah
Nabiyullah Isa AS
diangkat ke langit, disain penguasaan dan
penghancuran Manusia
dan Agama itu dilembagakan.Kemudian
di awal abad 17,gerakan itu diorganisir secara global.

Maiyah 2013 membukakan mata
pandang agar kenyataan yang sudah
berlangsung lebih 20
abad itu menjadi
kesadaran hari ini:
bahwa mayoritas
penduduk Dunia,bahwa
masyarakat global
garda depan mainstream peradaban
20-21, sudah sejak 2-
millenium yll menjadi
korban hampir sempurna dari Gerakan
itu. Mereka ‘berhasil’
ditenggelamkan secara
internasional untuk
mengagamakan yang
bukan Agama, men-
tuhan-kan yang bukan
Tuhan, berpijak di atas
bias pemahaman
tentang Rasul, Nabi,
Nubuat, Jemaat, serta
segala hal yang kemudian Rasulullah
Muhammad saw di-
makhluk-biologis-kan
untuk menata kembali
kemelesetan teologis
dan kekaburan Tauhid
itu.

Maiyah 2013 menguakkan penglihatan bahwa
masyarakat dunia
sekarang ini adalah
korban yang sempurna.
Tiga Dekade terakhir ini
Kaum Muslimin Dunia
digiring menuju ‘kesempurnaan’ itu.
Kemudian satu Dekade
belakangan ini Ummat
Islam Indonesia diguyur
racun, epidemi kebodohan berpikir,
kedangkalan mata
pandang, kekerdilan
mental, kesempitan
jiwa, mata kuda
materialism, yang
secara keseluruhan
melahirkan watak-
watak primitivisme dan
ketidak-beradaban.
Sangat berat amanah
Allah kepada para Salikul Maiyah: menyayangi bangsa yang semakin tidak beradab,menyelamatkan keadaan yang menurut ukuran kemampuan manusia tidak mungkin diselamatkan,serta
memelihara sikap sabar
namun waspada dan
cerdas di tengah bangsa dan masyarakat derajat
rendah yang mungkin
bukan sekedar meniadakan Maiyah,
namun juga memperhinakannya.

Maiyah 2013 menantang para Salikul Maiyah untuk mulai mencari,menggali,dan
merumuskan pola-pola,
strategi,wilayah dan
bidang-bidang garapan
Gerakan Penghancuran
Manusia dan Agama itu
di kurun Nabiyullah Isa
AS, di zaman Rasulullah
Muhammad saw, lantas
pasca-Muhammad, dan
kemudian update paling
mutakhir yang kini
sedang kita alami
bersama. Para Salikul
Maiyah sanggup
menggunakan Maiyah
sebagai anti-toxin
sehingga selalu memastikan bahwa
para Salikul Maiyah tidak
termasuk korban
sebagaimana mainstream Dunia,
termasuk bangsa Indonesia. Allah yang
menentukan seberapa
luas dan jauh Maiyah
diamanati untuk
melakukan pengobatan
peradaban.

~ oleh faroq zain pada 01/01/2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: