Dalam Buaian Terik Matahari

“Begadang jangan begadang.
Begadang tiada artinya.
Begadang boleh saja asal ada perlunya.”

Penggalan syair lagu lawas berjudul begadang,karya H.Rhoma Irama(INSYA’ALLAH capres RI 2014) sungguh mengena dihati.Begadang boleh saja asal ada perlunya,itulah yang menimpaku mulai tadi malam,hingga sekarang mata tak bisa di ajak kompromi.

Kopi tak sanggup lagi manahan rasa kantuk ini.Dua gelas penuh habis sebagai teman begadang hingga.Namun mata harus kembali menjalankan “sunnah-nya”.Yaitu terlelap dalam buaian matahari terik siang hari.Rekreasi,Rileks sejenah di “pulau kapuk” tercinta.

~ oleh faroq zain pada 10/01/2013.

2 Tanggapan to “Dalam Buaian Terik Matahari”

  1. Setiap tubuh ada hak yang harus dipenuhi. Hak tubuh ketika lelah mengantuk ya tidur. Jangan menzhalimi diri sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: